
Pada perdagangan Kamis (26/3) pagi ini, sebagian besar bursa saham di Asia masuk ke zona merah. Dari semua negara Asia, bursa saham Jepang adalah yang paling parah dengan indeks Nikkei 225 anjlok 4,29% dan indeks Topix turun 2,71%.
Kemudian, indeks Straits Times Singapura anjlok 2,27%, indeks komposit Shanghai China turun 0,74% dan komposit Shenzhen ambles 0,665%. Selanjutnya indeks Hang Seng Hong Kong juga merosot hingga 1,11% dan indeks Kospi Korea Selatan juga anjlok 0,51%.
Merahnya pasar saham Asia pagi terjadi karena investor masih menunggu rilis data terbaru pengangguran di Amerika Serikat (AS).
Ahli Strategi Valuta Asing Senior dari National Australia Bank, Rodrigo Catril, mengatakan angka pengangguran terbaru di AS sejak pekan lalu sudah melonjak tajam hingga 281.000 dengan total rata-rata mencapai 1,5 juta orang. Angka ini diyakini bakal melonjak lagi dari sebelumnya.
"Ada berbagai perkiraan di luar sana, prediksi tertinggi bisa sampai 4 juta orang namun lebih dari sepertiga ekonom rata-rata menyebut hanya di atas 2 juta orang," ujar Catrill dikutip dari CNBC, Kamis (26/3/2020).
Data gelombang PHK terbaru di AS penting untuk menilai seberapa besar dampak pandemi virus corona terhadap ekonomi global secara keseluruhan.
Simak Video "Kasus WNI Positif Corona Kini Mencapai 309"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
"asia" - Google Berita
March 26, 2020 at 11:20AM
https://ift.tt/2xpCzum
Bursa Saham Asia Keok Tunggu Data Pengangguran AS - detikFinance
"asia" - Google Berita
https://ift.tt/2ZO57I2
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update
No comments:
Post a Comment