
Virus corona masih menjadi teror yang mengerikan bagi dunia. Berbagai propaganda yang lahir bersamaan dengan penyebaran virus mematikan itu semakin menambah ketakutan publik, termasuk ketakutan dalam mengambil keputusan investasi. Alhasil, bermain aman dengan berlindung di bawah naungan dolar AS pun menjadi pilihan.
Dengan begitu, tidak heran jika pada perdagangan spot hari ini, Selasa (27/01/2020), dolar AS masih perkasa di hadapan mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah yang sejak pembukaan pasar sudah terkoreksi -0,07% ke level Rp13.610 per dolar AS.
Baca Juga: 180 Derajat Berbeda! Dolar AS Makin Sangar, Rupiah Nanar!
Baca Juga: Virus Corona Intai Global, Jumlah Pelancong ke RI Malah Melejit
Koreksi tersebut terus mendalam seiring berjalannya pasar. Hingga pukul 10.00 WIB, rupiah tertekan -0,33% ke level Rp13.650 per dolar AS, level terdalam sejak pagi tadi. Rupiah dibuat semakin sengsara dengan ikut tertekan oleh dolar Australia (-0,29%), poundsterling (-0,35%), dan euro (-0,36%).
Asal tahu saja, sang Garuda saat ini tidak hanya berada di klasemen bawah secara global, tetapi juga secara regional di Asia. Bagaimana tidak, rupiah menjadi mata uang terlemah keempat di Asia setelah ringgit (0,42%), dolar Taiwan (0,07%), dan baht (0,05%). Selain di hadapan tiga mata uang itu, rupiah menjadi bulan-bulanan bagi won (-0,43%), dolar Singapura (-0,39%), dolar Hong Kong (-0,34%), yuan (-0,31%), dan yen (-0,23%).
"asia" - Google Berita
January 28, 2020 at 10:01AM
https://ift.tt/38FZTBi
Teror Corona Belum Reda, Rupiah Jongkok di Klasemen Bawah Asia dan Dunia! - WartaEkonomi.co.id
"asia" - Google Berita
https://ift.tt/2ZO57I2
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update
No comments:
Post a Comment