Rechercher dans ce blog

Tuesday, January 21, 2020

Asia Tingkatkan Langkah-langkah Pencegahan Virus Korona - Investor Daily

BEIJING, investor.id – Negara-negara di Asia pada Selasa (21/1) meningkatkan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus baru mengingat jumlah korban tewas di Tiongkok telah bertambah menjadi enam orang. Jumlah kasus virus korona juga melonjak menjadi hampir 300, sehingga menuai kekhawatiran di tengah-tengah liburan untuk merayakan Tahun Baru Imlek.

Menurut laporan, pekan ini terdapat ratusan juta orang yang menyeberangi Tiongkok dengan menggunakan berbagai transportasi seperti bus, kereta api, dan pesawat terbang untuk merayakan Tahun Baru Imlek bersama kerabat.

Laporan mengatakan, negara-negara di kawasan Asia-Pasifik telah meningkatkan proses pemeriksaan terhadap para penumpang di bandara guna mendeteksi virus korona yang menyerupai virus Sindrom Pernafasan Akut Parah atau Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) – yang pertama kali muncul di kota Wuhan, Tiongkok tengah.

Kekhawatiran akan wabah yang lebih besar tersebut kian meningkat setelah salah seorang ahli terkemuka dari Komisi Kesehatan Nasional (NHC) Tiongkok pada Senin (20/1) malam mengkonfirmasi bahwa virus dapat menular lewat manusia.

Komisi Kesehatan Nasional melaporkan, terdapat hampir 80 kasus baru yang telah dikonfirmasi, sehingga jumlah orang yang terkena virus di Tiongkok mencapai 291, di mana sebagian besar kasus berada di provinsi Hubei yang menjadi lokasi kota Wuhan.

Kasus-kasus lain di Beijing dan Shanghai, ditambah provinsi Guangdong, Zhejiang, dan Henan juga telah dikonfirmasi.

Sebelumnya, pihak berwenang menuturkan belum ada bukti nyata penularan lewat manusia, dan masih menduga sumbernya berasal dari hewan, mengingat pasar makanan laut di Wuhan diidentifikasi sebagai pusat wabah.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang mendapat kesimpulan dari misi pencari fakta di Wuhan, masih bersikap hati-hati. Mereka mengatakan dalam sebuah pertemuan di Jenewa, Swiss bahwa datanya belum mencukup untuk menarik kesimpulan tentang cara penularannya.

Meski demikian, Juru bicara WHO Tarik Jasarevic mengingatkan, bahwa perkiraan menyebutkan ada lebih banyak kasus yang bermunculan baik di Tiongkok dan di negara-negara lain.

Wali Kota Wuhan, Zhou Xianwang mengatakan kepada lembaga penyiaran negara CCTV pada Selasa, bahwa jumlah korban tewas telah bertambah dari empat menjadi enam.

Sedangkan Wang Guangfa, salah satu dokter di tim NHC yang menyelidiki epidemi itu, menuturkan kepada stasiun TV Hong Kong, iCable News bahwa dirinya harus menerima perawatan setelah terinfeksi.

Sementara itu, untuk kasus pertama di Taiwan juga telah dikonfirmasi pada Selasa, di mana seorang wanita harus dibawa ke rumah sakit usai tiba di bandara dari penerbangan Wuhan.

Pertemuan Khusus dengan WHO

Pemerintah Tiongkok mengungkapkan akan menghadiri pertemuan khusus dengan WHO pada Rabu (22/1) guna menentukan apakah akan mengumumkan darurat kesehatan masyarakat global yang jarang terjadi atas penyakit itu, mengingat virus tersebut telah terdeteksi di Thailand, Jepang, dan Korea Selatan (Korsel) dari empat orang di antaranya yang pernah mengunjungi Wuhan.

Virus korona telah menimbulkan kekhawatiran karena memiliki kesamaan genetik dengan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS), yang menewaskan hampir 650 orang di seluruh daratan Tiongkok dan Hong Kong pada 2002-2003.

Akibatnya di empat bandara di Thailand, pihak berwenang memperkenalkan wajib pemindaian termal bagi para penumpang yang datang dari daerah-daerah berisiko tinggi di Tiongkok. Siapa pun yang menunjukkan gejala-gejala demam akan dikarantina selama 24 jam untuk dilakukan pemantauan.

Tercatat, sekitar 1.300 penumpang dari Wuhan datang ke Thailand setiap hari selama perayaan Tahun Baru Imlek yang dimulai pada 24 Januari.

Di Hong Kong, di mana ingatan tentang SARS masih menghantui kota, pihak berwenang menjelaskan bahwa mereka “sangat waspada” kepada para penumpang dari Wuhan. Para penumpang itu akan diminta untuk mengisi formulir deklarasi kesehatan dan terancam dipenjara jika tidak melaporkan bahwa mereka telah mengidap gejala-gejalanya.


 

Sumber : Investor Daily

Let's block ads! (Why?)



"asia" - Google Berita
January 22, 2020 at 08:03AM
https://ift.tt/37kPfQc

Asia Tingkatkan Langkah-langkah Pencegahan Virus Korona - Investor Daily
"asia" - Google Berita
https://ift.tt/2ZO57I2
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

No comments:

Post a Comment

Search

Featured Post

Rubin Museum, Haven for Asian Art, to Close After 20 Years - The New York Times

It is the first major art museum in New York to close within recent memory. The museum had financial challenges and has faced accusations o...

Postingan Populer